Ten Days MEME: Hari ke-5

Posted: Oktober 3, 2010 in Acak

Hari Ke-5: 6 Hal Yang Ingin Kulakukan Suatu Hari Nanti

(6) Keliling Dunia

Dorongan untuk menjelajahi setiap jengkal bumi ini sudah ada sejak aku masih teramat muda. Betapa luasnya dunia ini, betapa kecilnya seorang manusia dibandingkan dengan tempatnya tinggal.. Ah, semoga saja ini tercapai..

(5) Mendirikan Panti Asuhan

Begini-begini, aku sangat peduli pada anak-anak, khususnya pada pendidikan mereka. Andai suatu hari nanti aku mampu, aku ingin sekali mendirikan panti asuhan untuk anak-anak dan membantu mereka mengenyam pendidikan yg lebih memberdayakan. Bukan seperti sekolah konvensional saat ini.

(4) Mendirikan Sekolah

Berkaitan dengan yg no (5), aku sudah punya gambaran akan seperti apa sekolah yg akan kudirikan. Sekolah yg memberdayakan. Sekolah yg memberi penghasilan bagi murid-muridnya, bukan yg memeras mereka.

(3) Menyutradarai Filmku sendiri

Sebagai (calon) penulis, tentu saja aku ingin karyaku diangkat ke layar lebar. Dan tentu saja aku ingin aku sendiri yg menyutradarainya, untuk menjaga keutuhan ceritanya.

(2) Menguasai 6 Bahasa

Sekarang baru 1, bahasa Inggris. Pernah les Jepang, Mandarin, Prancis. Pernah belajar Vietnam. Ah, harus segera kuwujudkan.

(1) Lulus

Hmm.. Gak perlu penjelasan lah untuk yg ini..

Kicauanku di bulan Maret 2010

Posted: September 25, 2010 in Acak, Keseharian
Tag:,
mencoba hal baru..

7:59 AM Mar 30th via yoono

Twit yang kubuat sesudah menginstall add-on yoono di firefox.

HARI KE-4:
Tujuh hal yang sering melintas dalam benakku
(7) Fiksimini

Bisa dibilang, fiksimini sangat menyita perhatianku. tantangannya untuk mengupas topik dan merumuskannya dalam 140 karakter saja sangatlah luar biasa. Topiknya kadang sulit, kadang mudah. Kadang karyaku dianggap layak, kadang tidak.
Hmmm…

(6) Proyek Bersama @pramoeaga dan @therendra

Hmmm… proyek bertiga ini semoga akan menjadi cikal bakal dari terwujudnya impianku menjadi penulis.

(5) Pekerjaan

Oh ya, aku sangat mencintai pekerjaanku SEBAGAI guru. Tak diragukan lagi. Masalahnya, semenjak aku dipercaya menduduki posisiku yang sekarang, aku jauh lebih jarang mengajar. Ah, entahlah. Mungkin aku akan mengajukan demosi, atau malah memilih mundur. Oh ya, ini yang paling menyita pikiranku saat ini.

(4) Selaksa

Bisnis yang coba kubangun dari impian – impian idealisku, yang masih selalu tersandung – sandung dan terseok – seok. Semuanya lebih pada ketidakmampuanku membagi waktu, pikiran dan tenaga. Ingin kembali membangkitkannya dari mati surinya, namun masih terhambat banyak hal.

(3) Kekasihku

Aku selalu ingin membahagiakan dia. Tapi memang banyak sekali perbedaan di antara kami. Secara karakter, kami mungkin banyak kesamaan. Sayangnya, kami sama – sama egosentris. Kami sama – sama nahkoda. Sama – sama keras kepala. Ketakutanku yang teramat sangat adalah aku merampas masa mudanya dan menjadikannya setua aku. Takut aku tidak bisa membahagiakannya. Takut aku tidak bisa menjadi kekasih yang baik.

(2) Keluargaku

Meskipun aku jarang bercengkerama dengan keluargaku, mereka termasuk yang paling sering aku pikirkan. Khususnya kesehatan dan kebahagian mamaku. Bagaimana caranya menjaga mama dan papaku tetap ceria seperti sekarang ini, meskipun aku sudah nggak serumah lagi dengan mereka. Bagaimana bisa menjadi kakak untuk adikku yang sudah dewasa dan bahkan akan menikah. Bagaimana aku bisa menjadi adik bagi kakakku, yang kesabarannya pendek sekali…

Dan aku masih belum bisa menjadi anak yang baik, kakak maupun adik yang baik.
Huff.

(1) Aku

Nggak sepenuhnya tentang “Aku”, sih… kebanyakan tentang kegagalan – kegagalanku selama ini. Mau jadi apa aku nanti? Bisakah aku mencapai cita – citaku? Bisakah aku menjadi aku?

@daprast